ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE DI PT LEMATANG COAL LESTARI
MUARA ENIM SUMATERA SELATAN

Dublin Core

Judul

ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE DI PT LEMATANG COAL LESTARI
MUARA ENIM SUMATERA SELATAN

Perihal

Batu Bara, Stockpile, Swabakar, Compacting, FIFO.

Deskripsi

ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE DI PT LEMATANG COAL LESTARI
MUARA ENIM SUMATERA SELATAN

ALDI GUSTIYANUGRAH, 2023310078, 2026

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama pemicu pembakaran spontan (Swabakar) dan menganalisis efektivitas upaya penanggulangan yang diterapkan pada area Stockpile di PT Lematang Coal Lestari, Muara Enim, Sumatera Selatan. Kegiatan penimbunan batu bara pada lokasi penelitian dilakukan di temporary Stockpile menggunakan metode cone ply dengan dimensi timbunan yang fluktuatif memiliki tinggi 5–12 meter, lebar 17–50 meter, panjang 80–140 meter, serta sudut lereng antara 26°–35°. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan bahwa faktor utama pemicu Swabakar meliputi akumulasi panas akibat proses oksidasi batu bara jenis lignit, paparan sinar matahari secara langsung, sirkulasi udara yang kurang baik di dalam tumpukan, serta kondisi permukaan timbunan yang kering. Berdasarkan pemantauan temperatur transisi, peningkatan suhu tertinggi mencapai kondisi kritis (hotspot) pada tanggal 23 April 2026 dengan temperatur sebesar 168,5°C, yang memicu munculnya asap putih dan penurunan kualitas material. Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh perusahaan meliputi penerapan sistem First In First Out (FIFO) untuk membatasi lama waktu penyimpanan serta kegiatan pemadatan (compacting) menggunakan excavator SANY SY500H. Kegiatan pemadatan ini terbukti cukup efektif dalam mengurangi rongga udara dan membatasi suplai oksigen ke dalam timbunan, sehingga temperatur batu bara berhasil diturunkan kembali mendekati fase normal (28–35°C). Kendati demikian, perusahaan direkomendasikan untuk menerapkan sistem manajemen Stockpile yang lebih terencana guna mengendalikan dimensi timbunan agar tidak melampaui batas aman operasional.
ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN SWABAKAR PADA AREA STOCKPILE DI PT LEMATANG COAL LESTARI
MUARA ENIM SUMATERA SELATAN

ALDI GUSTIYANUGRAH, 2023310078, 2026

This study aims to identify the main factors triggering spontaneous combustion (Swabakar) and analyze the effectiveness of mitigation efforts applied to the Stockpile area at PT Lematang Coal Lestari, Muara Enim, South Sumatra. Coal stockpiling at the research site is carried out in a temporary Stockpile using the cone ply method, with fluctuating Stockpile dimensions ranging from heights of 5–12 meters, widths of 17–50 meters, lengths of 80–140 meters, and slope angles between 26°–35°. Field observations indicate that the primary factors triggering spontaneous combustion include heat accumulation due to the oxidation process of lignite Coal, direct exposure to sunlight, poor air circulation within the pile, and dry Stockpile surfaces. Based on transition temperature monitoring, the highest temperature increase reached a critical condition (hotspot) on April 23, 2026, with a temperature of 168.5°C, which triggered the appearance of white smoke and led to material quality degradation. The mitigation efforts implemented by the company include the application of the First In First Out (FIFO) system to manage storage duration, and compaction activities (compacting) utilizing a SANY SY500H excavator. The compaction activity proved effective in reducing air voids and limiting oxygen supply into the pile, allowing the Coal temperature to decrease back to the normal phase (28–35°C) after operational handling. Nevertheless, it is recommended that the company implement a better-planned Stockpile management system to strictly control pile dimensions so they do not exceed safe operational limits.

Pembuat

Aldi Gustiyanugrah

Penerbit

Universitas prabumulih

Tanggal

15-juli-2026

Format

pdf

Bahasa

Bahasa Indonesia

Tipe

Text