Dublin Core
Judul
Analisis Penyangga Arcis Pada Lubang Sawahluwung PT Bukit Asam TBk Unit Pertambangan Ombilin
Perihal
Penyangga tambang bawah tanah, analisis arcis, kualitas kayu meranti
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis kondisi teknis aktual penyangga arcis baja SS400 dan mengevaluasi kontribusi kualitas material kayu pengganjal (wood blocking) terhadap umur pakainya di lokasi perawatan J38 Tambang Dalam Sawahluwung, PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin. Hasil pengamatan dan pengukuran deformasi spasial pada 19 unit arcis menunjukkan terjadinya konvergensi atap yang menurunkan tinggi terowongan dari 2,80 meter menjadi 2,70 meter (penurunan 10 cm) serta penyempitan lebar dinding dari 4,40 meter menjadi 4,29 meter (penyempitan 11 cm). Penurunan efektivitas penyangga ini dipicu oleh ketidaksempurnaan pemasangan kayu pengganjal yang menyisakan rongga (void), sehingga memicu pembebanan terpusat (Point loading)yang tidak merata pada struktur busur baja. Kondisi tersebut diperparah oleh kelembapan relatif udara yang sangat tinggi (RH 89,0%), yang mempercepat pelapukan biologis akibat serangan jamur dan rayap pada kayu Meranti Kelas Kuat II hingga memangkas umur pakai efektifnya dari estimasi 2 tahun menjadi hanya 1–2 bulan. Hilangnya fungsi kayu sebagai peredam energi memaksa beban batuan bertumpu langsung pada baja arcis yang terdeformasi plastis, sehingga diperlukan tindakan korektif berupa optimalisasi pengisian rongga yang rapat (zero void) serta perlakuan pengawetan kayu untuk menjaga stabilitas terowongan secara berkelanjutan.
Pembuat
Afrilia Duwi Wijaya
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
08 Agustus 2026
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
