Dublin Core
Judul
Efektivitas Kiambang (Salvinia molesta) dan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) sebagai Netralisasi Air Asam Tambang di PT Banjarsari Pribumi Kabupaten Lahat
Perihal
Air asam tambang, Batu bara, Efektivitas, Fitoremediasi
Deskripsi
Kegiatan pertambangan batu bara dengan metode tambang terbuka (open pit) berpotensi menghasilkan air asam tambang (AAT) akibat oksidasi mineral sulfida yang menyebabkan pH rendah dan meningkatkan kelarutan logam mangan (Mn). Salah satu alternatif pengolahan AAT yang ramah lingkungan adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air seperti kiambang (Salvinia molesta) dan eceng gondok (Eichhornia crassipes). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pengelolaan AAT di PT Banjarsari Pribumi serta menganalisis efektivitas kiambang dan eceng gondok dalam menurunkan konsentrasi logam Mn dan meningkatkan pH AAT. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan secara langsung terhadap proses pengelolaan AAT serta metode in situ melalui skala percobaan kecil yang didukung dengan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan AAT dimulai dari sump yang kemudian dipompa menuju kolam pengendapan lumpur (KPL) 1 yang terdiri atas empat kompartemen. Berdasarkan hasil uji fitoremediasi eceng gondok menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menurunkan konsentrasi Mn sebesar 95,89%, diikuti kiambang dan eceng gondok sebesar 66,14%, serta kiambang sebesar 32,60%.
Pembuat
Wulan Dari
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
27 Juli 2026
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
