ANALISIS GEOMETRI JALAN ANGKUT TAMBANG BATUBARA
DARI FRONT PENAMBANGAN SAMPAI DUMPSTATION DI
PT LEMATANG COAL LESTARI (LCL)

Dublin Core

Judul

ANALISIS GEOMETRI JALAN ANGKUT TAMBANG BATUBARA
DARI FRONT PENAMBANGAN SAMPAI DUMPSTATION DI
PT LEMATANG COAL LESTARI (LCL)

Perihal

geometri jalan, jalan angkut tambang, lebar jalan, kemiringan, superelevasi

Deskripsi

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis geometri jalan angkut tambang batubara
dari front penambangan sampai dumpstation di PT LCL. Jalan angkut memegang
peranan vital dalam kelancaran kegiatan produksi tambang, sehingga kondisi
geometri jalan seperti lebar jalan lurus, tikungan, dan kemiringan perlu diperhatikan
secara teknis. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan meteran roll, panjang
jalan angkut batubara mencapai 1.100 meter. Ditemukan bahwa lebar jalan pada
kondisi lurus berkisar antara 16,10 –16,60 meter, sedangkan lebar jalan minimum
untuk unit terbesar (VOLVO A60) adalah 15,05 meter. Ini mengindikasikan bahwa
pada beberapa segmen, seperti F–G, perlu dilakukan pelebaran hingga 1,00 meter.
Untuk tikungan, lebar jalan berkisar antara 29,10–29,70 meter, di mana lebar
minimum seharusnya 28,63 meter, dan diperlukan penyesuaian pada segmen C-D,
F-G, dan I-J. Selain itu, hasil perhitungan menunjukkan kemiringan jalan sebesar
5,2%, masih dalam batas aman untuk kendaraan tambang. Superelevasi disesuaikan
ke standar AASHTO (0,04 m/m) karena superelevasi hasil perhitungan dianggap
tidak aman. Perawatan jalan seperti penyiraman, perataan, dan pemadatan dilakukan
rutin untuk menjaga kualitas jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi
acuan teknis dalam peningkatan efisiensi dan keselamatan operasional pengangkutan
di area tambang.

Pembuat

Fhivin Dhea Winanda

Penerbit

Universitas Prabumulih

Tanggal

2025

Format

Pdf

Bahasa

Bahasa Indonesia

Tipe

Text