Dublin Core
Judul
ANALISIS PRODUKTIVITAS UNIT SINGLE TRAILER QUISTER GWE 410 DAN DOUBLE TRAILER RENAULT K 500 BERDASARKAN CYCLE TIME DI PT KUMALA BAHTERA
UTAMA SITE SERVO
UTAMA SITE SERVO
Perihal
Hauling, Cycle Time, Produktivitas, Single Trailer, Double Trailer, Efisiensi.
Deskripsi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan produktivitas
unit alat angkut Single Trailer Quister GWE 410 dan Double Trailer Renault K
500 pada kegiatan hauling batubara di PT Kumala Bahtera Utama Site Servo.
Efisiensi pengangkutan sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis alat angkut yang
sesuai dengan kondisi operasional di lapangan. Metode penelitian dilakukan
melalui observasi langsung, pengumpulan data primer dan sekunder, serta
perhitungan produktivitas berdasarkan parameter cycle time, kapasitas angkut,
dan efisiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata cycle time unit
Single Trailer adalah 240 menit (14.400 detik) per ritase dengan produktivitas
sebesar 20,17 ton/jam, sedangkan Double Trailer memiliki rata-rata cycle time
420 menit (25.200 detik) per ritase dengan produktivitas sebesar 23,86 ton/jam.
Meskipun waktu siklus Double Trailer lebih lama, kapasitas angkut yang lebih
besar menjadikannya lebih unggul dalam produktivitas dan efisiensi. Dengan
demikian, penggunaan Double Trailer lebih disarankan karena mampu
mengurangi jumlah ritase, meningkatkan efisiensi operasional, dan menekan
biaya pengangkutan secara keseluruhan dibandingkan dengan Single Trailer.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan produktivitas
unit alat angkut Single Trailer Quister GWE 410 dan Double Trailer Renault K
500 pada kegiatan hauling batubara di PT Kumala Bahtera Utama Site Servo.
Efisiensi pengangkutan sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis alat angkut yang
sesuai dengan kondisi operasional di lapangan. Metode penelitian dilakukan
melalui observasi langsung, pengumpulan data primer dan sekunder, serta
perhitungan produktivitas berdasarkan parameter cycle time, kapasitas angkut,
dan efisiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata cycle time unit
Single Trailer adalah 240 menit (14.400 detik) per ritase dengan produktivitas
sebesar 20,17 ton/jam, sedangkan Double Trailer memiliki rata-rata cycle time
420 menit (25.200 detik) per ritase dengan produktivitas sebesar 23,86 ton/jam.
Meskipun waktu siklus Double Trailer lebih lama, kapasitas angkut yang lebih
besar menjadikannya lebih unggul dalam produktivitas dan efisiensi. Dengan
demikian, penggunaan Double Trailer lebih disarankan karena mampu
mengurangi jumlah ritase, meningkatkan efisiensi operasional, dan menekan
biaya pengangkutan secara keseluruhan dibandingkan dengan Single Trailer.
Pembuat
YENDREK MIDANI
Penerbit
Universitas Prabumulih
Tanggal
2025
Format
Pdf
Bahasa
Bahasa Indonesia
Tipe
Text
